Friday, April 11, 2008

Keajaiban Basmalah


SYAIKH MUHAMMAD AS-SANWANI
, Grand Syaikh Al-Azhar Mesir yang ke-13, dalam kitabnya yang bernama "Hasyiyah Ala Mukhtashar Ibnu Jamrah" yang berisi penjelasan kitab Mukhtashar Shahih Bukhari, menulis beberapa kisah nyata tentang keajaiban basmalah.


Diantaranya, beliau menuturkan,

"Suatu ketika Abu Hurairah ra, salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang terkenal, bertemu dengan setan penggoda orang mukmin dan setan penggoda orang kafir. Setan penggoda orang kafir itu gemuk, segar, rapi dan memakai baju bagus, Sedangkan setan penggoda orang mukmin kurus, kering, kusut dan telanjang.

Setan gemuk itu bertanya pada setan penggoda kaum mukmin yang kurus, "Kenapa keadaanmu menyedihkan, kau kurus kering, kusut dan telanjang?"

Setan kurus menjawab,

"Aku bertugas menggoda orang mukmin yang selalu berdzikir dan membaca basmalah menyebut nama Allah. Ketika hendak makan dan minum ia membaca basmalah menyebut nama Allah, maka aku tetap lapar dan haus. Ketika memakai minyak (minyak rambut, minyak wangi/parfum *Ed.) ia menyebut nama Allah, maka aku tetap kusut. Dan ketika memakai baju ia juga menyebut nama Allah sehingga aku tetap telanjang!"

Setan gemuk menyahut,

"Kalau begitu aku beruntung. Aku bersama orang kafir yang tidak pernah menyebut nama Allah. Pada waktu makan ia tidak menyebut nama Allah sehingga aku bisa makan bersamanya sampai puas. Ketika minum dia juga tidak menyebut nama Allah sehingga aku bisa ikut minum. Ketika memakai minyak ia tidak menyebut nama Allah sehingga aku ikut minyakkan. Dan ketika memakai pakaian ia tidak menyebut nama Allah, sehingga aku ikut memakai pakaiannya."

**********

Begitulah, betapa agung faidah membaca basmalah. Setan tidak bisa ikut makan makanan orang yang membaca "Bismillahirrahmanirrahim!" Bahkan dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. bersabda, bahwa rumah yang dibacakan basmalah maka setan tidak akan bercokol dan bermalam di dalamnya.

Baginda Rasulullah SAW. mengajarkan agar umatnya memulai segala perbuatan baiknya dengan membaca basmalah menyebut nama Allah SWT. Agar perbuatan itu benar-benar penuh berkah, tidak diganggu setan dan mendapatkan ridha dari Allah Yang Maha Rahman.

(Diambil dari salah satu kisah pada buku "Di Atas Sajadah Cinta", Habiburrahman El Shirazy).

Read More......

Tuesday, April 8, 2008

Daftar Boikot Produk Belanda - Bag. 1

Reckitt Benckiser, perusahaan ini dibentuk dari merger antara Reckitt Colman (perusahaan Inggris) dan Benckiser NV (Belanda) pada bulan Desember 1999.

Berikut adalah daftar produknya:

Aerogard --- Aerogard adalah merek dagang yang sangat dikenal di Australia. Salah satu produknya yang juga dikenal di Indonesia adalah Mortein. Dan saat mencoba mengakses situs resmi Aerogard, halaman situs dialihkan ke http://www.mortein.com.au.

Air Wick --- Produk-produknya adalah penyegar ruangan. Wilayah distribusinya adalah Eropa (Austria, Jerma, Slovakia, Inggris) dan Amerika (USA dan Canda).

Amphyl --- Beberapa produk desinfektan; untuk rumah sakit, deodoran, dan pembersih.

Bonjela --- Produk pasta gigi untuk bayi.

Brasso --- Dikenal di Indonesia sebagai produk memoles logam agar berkilap.

Calgonit --- Oleh Calgon, produk water softenernya dijual kepada Reckitt Bekinser. Berganti nama menjadi Calgonit, dan produknya adalah detergen pencuci piring. Distribusinya hampir mencakup seluruh dunia.

Cattlemen's --- Saus untuk hidangan barbecue.

Ceraclen ---

Chore Boy --- Produk pembersih alat masak logam, seperti oven dan grill.

Cillit --- Merek dagang untuk berbagai produk pembersih peralatan rumah tangga, seperti pembersih minyak/lemak, dan pembersih kristal.

Clean and Smooth --- Sabun cair untuk tangan.

Clearasil --- Selain untuk jerawat, yang dikenal di Indonesia, Clearasil juga terdiri dari beragam produk perawatan kulit.

Cling ---

Cling Free --- Produk pelembut pakaian.

d-Con --- Dikenal di Amerika pada berbagai produk pembasmi serangga.

Dettol --- Sangat dikenal di Indonesia sebagai cairan antiseptik, dan produk lain untuk home-hygiene.

Dilution Control Systems ---

dip-it --- Pembersih mesin pembuat kopi dan pembersih noda.

Disprin --- Obat sakit kepala.

Easy-Off --- Berbagai produk untuk pembersih noda.

Easy On ---

Electrasol --- Deterjen dan cairan untuk mencuci piring.

Finish --- Produk untuk mencuci piring.

Frank's Red Hot --- Saus untuk makanan, disertai berbagai resep sebagai campuran minuman keras.

French's Foods ---
Pencita rasa makanan.

Gaviscon --- Obat untuk asam lambung.

Glass Magic --- Produk untuk membersihkan perabot makan.

Glass Mates ---

Glass Plus --- Produk pembersih kaca.

Glassex ---

Harpic --- Produk pembersih dan pengharum perabot kamar mandi; diantaranya adalah Woolite, Veja, Veet, dan Vanish.

Hoffmann's ---

Jet-Dry ---
Produk untuk mencuci piring.

Lemsip --- Obat flue.

Red Devil --- Produk perawatan pipa saluran pembuangan.

Lime-A-Way --- Cairan pembersih noda.

Lysol --- Merek dagang untuk berbagai produk desinfektan.

Masterpiece ---

Metalist ---


Mop & Glo --- Produk pembersih lantai.

Mr. Sheen --- Produk pembersih lantai dan furnitur.

Nenuco ---

Neutra-Air --- Produk pengharum ruangan, juga termasuk dalam jajaran Lysol.

Nurofen &
Nurofen for children --- Produk untuk pain-relief.

Noxon ---

Old English --- Beberapa produk perawatan furnitur.

Perk ---

Precision Blend ---

Resolve --- Produk penghilang noda pada karpet.

Rid-X --- Produk perawat sistem septik (tank).

Robin Blue ---

Sagrotan --- Produk untuk home-hygiene.

Sani-Flush - Produk pembersih perabot kamar mandi.

Senokot ---

Spray 'n Starch ---

Spray 'n Wash --- Pembersih Noda pada pakaian.

Strepsils --- Permen "pelega" tenggorokan, sangat dikenal di Indonesia.

Vani-Sol --- Desinfektan untuk kamar mandi.

Vitroclen --- Produk untuk pembersih noda pada logam dan keramik.

Vivid --- Produk untuk menjaga warna pakaian saat dicuci.

Wenol --- Pemoles logam (seperti Brasso).

Wizard --- Merek dagang berbagai produk Airwick.

Yes ---

Zud --- Produk pembersih dan penghilang karat.

*Catatan: Tidak semua tersedia di tiap negara, produk yang sama mungkin dijual dengan merek berbeda.

Read More......

BOIKOT BELANDA, SEKARANG JUGA!!

Dikutip dari eramuslim.com:

Dalam putusan hakim sepanjang empat halaman disebutkan, bahwa menyebut umat Islam "fasis" dan menyebut Nabi Muhammad Saw "barbar" bukan tindakan yang melanggar hukum dan bukan bentuk kebencian terhadap suatu agama.

Lebih lanjut hakim pengadilan Belanda dalam putusannya mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh anggota parlemen Belanda Geert Wilders masih dalam batas hak-hak hukumnya. "Kebebasan berpendapat orang yang tergugat (Wilders) menjadi faktor yang sangat menentukan dalam kasus ini, " tulis sang hakim.

Ia melanjutkan, "Dilihat dari sisi ini, tergugat lewat pernyataan-pernyataannya, meski provokatif, tidak bisa dikatakan telah menghasut dan menimbulkan kebencian serta melakukan kekerasan terhadap umat Islam." Menurut pengadilan Belanda, fasisme adalah istilah kolektif untuk ideologi-ideologi yang secara fundamental menganut sistem politik totalitarian, dan tidak memberi ruang bagi masyarakat untuk mengemukakan ide-ide yang berbeda.

Kutipan diatas adalah pernyataan dari Pengadilan Belanda. Pernyataan tersebut merupakan bukti nyata, bahwa kedzaliman Wilders terhadap Islam didukung oleh Pemerintah Belanda.
...(ln/iol)

Tidak perlu menunggu lagi, boikot segala produk Belanda seperti kita memboikot produk Israel. Ini adalah tindakan nyata kita sebagai perlawanan atas kedzaliman yang mereka lakukan.

Siapa saja di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaknya mengubahnya dengan tangannya. Jika tidak mampu dengan tangannya maka dengan lisannya. Dan jika tidak mampu dengan lisannya maka dengan hatinya, itulah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim, no. 78, dari sahabat Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu)

Read More......

MUI "Angkat Tangan" Kehalalan Roti BreadTalk

Hidayatullah.com--Kehalalan roti BreadTalk kembali dipertanyakan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak lagi bertanggung jawab atas kehalalan roti produksi PT Talkindo Selaksa Anugerah itu.

"Kami sampaikan kepada masyarakat, kami tidak bisa menjamin masyarakat lagi mengenai kehalalan roti BreadTalk," ujar Kepala Bidang Sertifikasi Halal LPPOM MUI Muti Arintawati.

Muti, sebagaimana disampaikan okezone, Selasa (8/4) mengatakan, manajemen produsen roti milik pengusaha Johnny Andrean itu tidak memiliki itikad baik untuk memperpanjang sertifikat kehahalan BreadTalk. Sertifikat kehalalan dari MUI yang dimiliki BreadTalk sudah kadaluarsa sejak September 2007 lalu.

"Karena sertifikat itu hanya berlaku dua tahun. Kami sudah sampaikan beberapa kali surat peringatan tapi tidak direspons. Jadi kami tegaskan lagi kepada masyarakat Muslim bahwa MUI tidak lagi bertanggung jawab dengan kehalalan BreadTalk," tandasnya.

BreadTalk didirikan pada tahun 6 Maret 2003 oleh George Quek, seorang wirausahawan yang sebelumnya memulai jaringan food court yang sukses di Singapura, Food Junction. Konsepnya berbeda dibandingkan dengan toko-toko roti lainnya pada umumnya, dengan memerhatikan penampilan toko yang dirancang agar terlihat eksklusif serta memperlihatkan dapur pembuatan roti kepada para pengunjungnya melalui kaca transparan.

Tahun 2005, MUI pernah mengumumkan BreadTalk, Hoka Hoka Bento, dan Bir Bintang sebagai makanan dengan kategori subhat. “BreadTalk dan Hoka Hoka Bento dinyatakan syubhat (meragukan) dan Bir Bintang 0 persen alkohol dinyatakan haram,” demikian ujar Sekretaris Umum MUI, Dien Syamsudin, saat jumpa pers kala itu.
[cha]

Read More......

Monday, April 7, 2008

Windows 7 (Feat. MinWin)

MinWin
* Screenshot's taken from Eric Traut's clipped presentation.


Sejak diluncurkan pada akhir Januari 2007, Windows Vista (selanjutnya disebut Vista) sedianya diproyeksikan untuk menjadi sistem operasi suksesor Windows XP (selanjutnya disebut XP). Namun, kurangnya antusiasme publik terhadap Vista mementahkan hal tersebut. Keadaan ini jauh berbeda dibandingkan pada saat XP diluncurkan untuk menggantikan Windows Me dan 2000 Professional, Oktober 2001. Bahkan hingga saat ini, dua tahun setelah Vista resmi diluncurkan, mayoritas sistem operasi yang digunakan adalah -masih tetap- XP.

"Kecintaan" publik terhadap XP tidak lepas dari beberapa sebab yang mendasar, seperti:

1. Karena desain grafisnya, Vista membutuhkan dukungan perangkat keras yang jauh lebih tinggi daripada XP.

2. Mayoritas kebutuhan dasar atas penggunaan komputer masih dapat dilakukan di XP.

3. Terlalu lamanya waktu yang dibutuhkan untuk peluncuran resmi Vista. Walau disangkal Bill Gates, beberapa orang (termasuk saya) tetap berpendapat, bahwa sistem operasi ini diluncurkan berdasarkan waktu (deadline), bukan kualitas.

4. Apakah saya sudah menyebutkan spesifikasi perangkat keras yang sangat tinggi?

Selain itu, beberapa hari yang lalu Microsoft juga secara tidak langsung mendukung pernyataan ini, dengan memperpanjang masa penjualan XP (hanya untuk jenis ultra-low-cost-pc) hingga akhir Juni 2010. Sementara, layanan purna jual secara umum masih dilakukan hingga April 2009, dan layanan purna jual yang terbatas (seperti update dan service pack *Ed.) masih akan dilakukan hingga April 2014.

Yang menarik perhatian saya, belum genap dua tahun, namun Microsoft kembali membuat pernyataan akan merilis (sekitar tahun 2009) sistem operasi pengganti Vista, yaitu Windows 7 (Codename: Vienna). Apakah karena faktor penjualan yang tidak sesignifikan para pendahulunya (seperti Windows 2000 dan XP)? Atau karena promosi Vista yang bombastis tidak sejalan dengan kualitas yang sesungguhnya? *Oops*

Berita mengenai Windows 7 sudah beredar sejak pertengahan 2007 lalu, dan diberitakan menyandingkan MinWin sebagai kernelnya, kernel versi terbaru, NT. 7. Salah satu tujuannya adalah meminimalisasi kebutuhan ruang pada hardisk, MinWin hanya membutuhkan ruang hardisk sebesar 25 MB. Dibandingkan dengan versi sebelumnya, yang menggunakan tidak kurang dari 5,000 files, Windows 7 dengan MinWin (default) hanya membutuhkan kurang dari 100 files.

Dengan Windows 7 ini, sepertinya Microsoft mencoba mengaktualisasikan “permohonan maaf” mereka, karena selama ini telah mencekoki publik dengan berbagai system operasi yang membutuhkan ruang hardisk dan memori yang -teramat- sangat besar, terutama Vista.

Walau demikian, ekspektasi dan kenyataan dari Windows 7 ini dirasa masih jauh panggang dari api. Penggunaan memori (oleh MinWin dalam kondisi default) sebesar 40 MB sama sekali tidak membuat orang terkesan. Karena sebagai perbandingan, Damn Small Linux (selanjutnya disebut DSL) dapat berjalan dengan kebutuhan memori HANYA sebesar 24 MB. Perlu dicatat, 40 MB versi Windows 7 dan MinWin-nya masih berupa Command-line Interface, sedangkan 24 MB yang dibutuhkan DSL adalah SUDAH termasuk X-Windows (tampilan antarmuka grafis).

Anyway, seperti yang tadi sudah saya bilang, jika memang Windows 7 benar-benar akan diluncurkan sebagai Windows Core (tanpa tampilan antarmuka grafis), hal ini akan menjadi sesuatu yang sangat menarik. Menarik karena kita akan berurusan dengan command-line untuk konfigurasinya, dan menarik untuk membayangkan (berdasarkan pengalaman Vista) spesifikasi minimum yang dibutuhkan Windows 7 saat nanti “dipersenjatai” tampilan muka grafis.

Tapi yang lebih menarik lagi adalah, membandingkan grafik penjualannya dibandingkan dengan Vista.

Read More......

Thursday, April 3, 2008

Fenomena Bencong di Televisi

عن عبد الله بن عباس رضي الله عنهما قال: لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم المتشبهين من الرجال بالنساء والمتشبهات من النساء بالرجال


Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhu berkata, "Rasululllah SAW telah melaknat laki-laki yang bergaya (menyerupai) perempuan, dan juga melaknat perempuan yang bergaya (menyerupai) laki-laki."
(HR. Bukhari)

Rasulullah SAW pernah menghitung orang-orang yang dilaknat di dunia ini dan disambutnya juga oleh malaikat, di antaranya ialah laki-laki yang memang oleh Allah dijadikan betul-betul laki-laki, tetapi dia menjadikan dirinya sebagai perempuan dan menyerupai perempuan; dan yang kedua, yaitu perempuan yang memang dicipta oleh Allah sebagai perempuan betul-betul, tetapi kemudian dia menjadikan dirinya sebagai laki-laki dan menyerupai orang laki-laki. (HR. Thabarani).


1. Menjadi waria atau bencong itu adalah sebuah tindakan yang dilakukan secara sadar, nyata, pilihan, dan tentunya sebuah dosa besar yang menurunkan laknat, bukan sebuah takdir dari Allah SWT, apalagi hak asasi atau kebebasan berekspresi. Sadarilah wahai muslimin, seluruh argumen yang memiliki makna tersirat dan atau tersurat bahwa bencong/waria ini adalah hak asasi manusia adalah HUJATAN terhadap Allah SWT.


2. Peran televisi dalam menghancurkan syariah Islam (disadur lengkap*):

Salah satu bentuk peperangan umat Islam melawan kekafiran yang maha dahsyat adalah kampanye dan propaganda gaya hidup waria dan bencong. Nyaris semua televisi dan programnya tidak pernah melewatkan propaganda kufur yang satu ini.

Coba hitung lagi, nyaris hampir semua group lawak selalu ada bencongnya. Bahkan tanpa sadar, propaganda untuk menjadi bencong sudah ada sejak zaman dulu. Bayangkan, di masa yang masih sangat murni dan kental dengan agama, sudah banyak pelawak yang berkostum perempuan, meski saat itu nyaris semata-mata buat lucu-lucuan semata.

Di tahun 80-an sudah ada Ester atau Joice yang mendampingi Jojon (Jayakarta Group). Di Srimulat ada Kabul yang berlagak jadi Tessy. Masih di zaman itu, dulu ada Karjo AC-DC yang juga selalu berdandan ala perempuan.

Tapi di zaman sekarang ini, gaya bencong itu bukan saja masih dipertahankan, tapi bahkan sudah jauh semakin merajalela. Bahkan sudah mendominasi. Hari ini nyaris semua bencong di pinggir jalan masuk TV. Termasuk juga para bencong salon, ikut-ikutan masuk ke TV kita, ditonton oleh jutaan pasanga mata yang mengaku beragama Islam.

Hari ini siapa yang tidak kenal tokoh lawak selalu tampil sebagai bencong? Siapa tidak kenal Dorce Gamalama (sebelum operasi kelamin bernama Dedi Yuliardi Ashadi *Ed.), Olga, Tata Dado, Aming, Avi (Joko), Ivan Gunawan, Ruben, Dave Hendrik dan seterusnya. Penampilan bencog mereka di TV sudah sangat akrab di mata para pemirsa, sampai nyaris tidak ada lawakan kecuali selalu ada tokoh bencong ini tampil.

Para artis di Ekstravaganza selain Aming, yang lainnya juga pada rajin berpenampilan bencong. Seolah jadi bencong itu memang lucu dan silahkan ditertawai. Seakan sebuah lawakan masih kurang afdhal kalau tidak menampilkan bencog.

Yang amat menyedihkan adalah Irfan Hakim. Pemuda yang berbakat dan lulusan IAIN Sunan Gunung Djati ini ternyata juga sering latah ikut-ikutan tampil jadi bencong. Dia sering nongol sebagai perempuan di acara Ngelenong Nyok. Meski mengaku sudah tahu bahwa hal itu tidak boleh, tapi alasannya dia bilang ini kan cuma aksi panggung, bukan betulan. Jadi logikanya, kalau sekedar jadi bencong-bencongan, hukumnya tidak apa-apa. Yang haram adalah kalau jadi bencong betulan. Wah, ini ada mujtahid baru.

Tessi Srimulat malah jauh lebih parah. Dia malah mengaku tidak tahu bahwa berpenampilan daya wanita itu haram. Majalah Sabili menuliskan wawancara dengan bencong TV ini; ketika ditanya apakah profesinya dipermasalahkan secara agama, Kabul Basuki yang lebih tenar dengan panggilanTessy menjawab, “Agama yang mana?” Tessy juga heran kalau perbuatannya itu terlarang dalam Islam. “Diharamkan? Wah, saya baru dengar. Saya nggak pernah dengar hal itu,” ujar Kabul pada Sabili ketika dikonfirmasi tentang hadits yang melarang seorang laki-laki menyerupai wanita.

Ramadhan: Bulan Bencong

Lebih parah dari yang parah, kita harus mengurut dada kalau sudah masuk bulan Ramadhan (bulan-bulan Ramadhan lalu *Ed.). Bayangkan, sejak acara pengantar sahur hingga acara menjelang berbuka, semua diwarnai lelucon yang konyol. Hampir seluruh acara Ramadhan menampilkan sosok waria.

Entah karena jahil atau karena ada unsur kesengajaan, yang pasti kita melihat fenomena aneh. Pengelola acara Ramadhan di televisi secara kompak, serempak, dan berjamaah dengan terang-terangan dan secara sengaja menampilkan kaum banci sebagai menu wajib yang harus dipelototi umat Islam. Dan itu akan mencapai puncaknya di masa Ramadhan.

Ramadhan yang seharusnya penuh berkah berubah kalau kita melihat TV, karena isinya kaum bencog merajalela. Tanpa sadar dan memperhatikan syariah, mereka tampil dengan ikhlas karena dapat bayaran yang tinggi.

Direktur Eksekutif Lembaga Pemberdayaan dan Penguatan Publik (LAMPIK), Mayjen Simanungkalit menilai sebagian besar acara Ramadhan di televisi swasta disusupi misi-misi yang menyesatkan, karenanya umat Islam diimbau agar tidak mudah terjebak. “Hanya sedikit acara Ramadhan di televisi yang istiqomah pada misi dakwah, selebihnya justru disusupi misi-misi menyesatkan dan bahkan misi-misi setan, ” katanya kepada ANTARA di Medan, Rabu [26/09].

Menurut alumni Fakultas Dakwah IAIN Medan yang juga Wakil Ketua GP Ansor Sumut itu, di antara ciri masuknya misi setan dalam acara Ramadhan di televisi terlihat dari upaya menonjolkan sosok waria atau manusia idiot menjadi tokoh utama dalam sebuah tayangan.

Bencong Betulan

Banyak artis yang merasa dapat rejeki kalau berpenampilan bencong, meski kesehariannya tidak demikian. Tapi jangan lupa, tidak sedikit dari mereka yang memang dalam kesehariannya memang bencong betulan. Seolah sekarang ini bencong sudah benar-benar diridhai, bukan sekedar lawakan lucu-lucuan, tetapi sudah dianggap sah, diakui hak-hak asasinya, dan dianggap sebagai kodrat dan takdir dari Allah. Naudzubillah.

3. Setiap tayangan yang memiliki unsur bencong/waria sekecil apapun dan setiap penontonnya, secara langsung atau tidak langsung, adalah merupakan WUJUD NYATA dari pemberian dukungan terhadap perbuatan laknat tersebut. Dukungan terhadap perbuatan yang dilaknat Allah SWT, juga dukungan atas PENGHUJATAN terhadap Allah SWT.

4. Himbauan (juga disadur lengkap*):

Maka kami himbau kepada MUI untuk mengeluarkan fatwa haramnya mencari nafkah dengan menjadi bencong, baik di layar TV sebagai pelawak, penyanyi, artis, penghibur, atau pun sebagai pelacur di pinggir jalan.

Mengingat dalam hukum Islam, menjadi bencong atau berpenampilan waria hukumannya dari Allah sangat berat. Dan dari sisi hukum dunia, mereka bisa dihukum mati atau diasingkan.

Kepada teman-teman para da'i, mohon lebih sering diangkat tema anti bencong, karena sekarang ini bencong sudah menjadi penyakit besar. Harus ada kekuatan bersama untuk menolak keberadaan bencong, baik di TV atau tempat-tempat yang sekiranya akan merusak moral umat.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

*dikutip dari eramuslim.com (Fenomena Bencong di Teve - Ustadz H. Ahmad Sarwat, Lc.)

Read More......